PORTUGUESE FORTRESS

BY Grand Wisata Hotel Ende IN

Pulau Ende adalah salah satu wilayah kecamatan dari Kabupaten Ende yang dipisahkan oleh laut. Untuk mencapai Pulau Ende kita dapat menggunakan sarana fasilitas transportasi laut berupa perahu motor dengan tarif Rp. 5.000/orang dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam perjalanan tergantung cuaca/keadaan alam. Di Pulau Ende terdapat salah satu peninggalan bersejarah bekas Benteng Portugis. Walaupun untuk saat ini yang nampak hanyalah puing-puing reruntuhan yang diselimuti akar pohon beringin namun ini tetap menjadi sesuatu yang membuktikan adanya interaksi antar bangsa (dalam arti negative) yang terjadi pada masa lalu. Dari sini bisa ditelusuri adanya keterkaitan dengan bekas-bekas peninggalan Portugis pada kelompok masyarakat pesisir di daerah lain di wilayah Kabupaten Ende.

PENGGAJAWA BEACH

BY Grand Wisata Hotel Ende IN

Terletak kira-kira 29 km arah barat Kota Ende, terdapat hamparan batu berwarna dengan dominan warna biru, hijau serta coklat di sepanjang pesisir pantai Penggajawa. Lokasi  ini sangat  mudah dijangkau dengan menggunakan fasilitas transportasi umum maupun sepeda motor. Batu Penggajawa bernilai ekonomis yang cukup tinggi dengan ukuran bervariasi, dan ini menjadi salah satu komoditi eksport dari Kabupaten Ende. Dikumpulkan dan dijual oleh penduduk lokal sehingga sebagian besar penduduk disini bermata pencaharian sebagai pengumpul batu. Disamping itu keadaan laut yang jernih dan membiru, merangsang keinginan untuk melakukan berbagai aktivitas bahari lainnya seperti mandi, berenang, mancing sambil menikmati bentangan alam pesisir selatan yang indah dan menantang.

WATERFALL (AE PORO) KEDEBODU

BY Grand Wisata Hotel Ende IN

Terletak di desa Kedebodu, Kecamatan Ende Timur, kira-kira 13 km dari pusat Kota Ende atau 5 km dari terminal Roworeke dengan waktu tempuh 20 menit terdapat sebuah panorama alam air terjun yang menakjubkan. Letaknya yang relatif dekat dengan Kota Ende menjadikan obyek ini sebagai alternatif pilihan bagi warga kota untuk mengisi waktu libur singkat sambil berekreasi. Karena  jarak yang tidak jauh dari Kota Ende dan waktu tempuh yang singkat tentunya tidak banyak membutuhkan waktu dan biaya. Air terjun dengan ketinggian ± 35 meter ini, menawarkan sebuah pesona yang naturalis/alamiah karena lokasi dan alamnya yang masih asli. Menuju lokasi Air Terjun Kedebodu kita dapat menggunakan fasilitas transportasi umum baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Sebuah kekuatan yang bersumber dari suatu perbedaan.  

AGROWISATA WATURAKA

BY Grand Wisata Hotel Ende IN

Berlokasi di Desa Waturaka Kecamatan Kelimutu dengan jarak kurang lebih 54 km dari Kota Ende yang dapat ditempuh dengan 2 jam perjalanan, Waturaka merupakan salah satu dari 24 komunitas adat suku Lio yang menjadi penyangga Kawasan Taman Nasional Kelimutu. Iklim dan keadaan alam yang sejuk dan tanahnya yang subur memberikan peluang bagi penduduk lokal untuk berusaha dalam bidang pertanian/ agraris dengan tanaman lokal yang unik dan bernilai ekonomis. Perkebunan rakyat yang ditanami berbagai tanaman seperti: tomat, lombok/ cabai, wortel, sayur-sayuran dan kentang merupakan sisi lain yang bisa disaksikan saat menuju dan kembali dari Danau Kelimutu. Keberadaan lokasi perkebunan agrowisata Waturaka selain sebagai sumber penghasilan masyarakat dapat juga menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan dalam memperkuat image dan memperkaya daya tarik Kawasan Wisata Kelimutu.

FORTRESS MARILONGA

BY Grand Wisata Hotel Ende IN

PUING-PUING BEKAS BENTENG MARILONGA
KUBURAN BATU MARILONGA
Berlokasi di Desa Watunggere Kecamatan Detukeli dengan jarak dari Kota Ende sejauh 62 km yang dapat ditempuh dalam waktu 2,5 jam, terdapat puing-puing bekas benteng yang digunakan oleh pejuang Marilonga dalam menahan gempuran tentara Belanda pada masa perang kemerdekaan. Tumpukan reruntuhan batu-batu berbentuk lingkaran yang disusun berlapis merupakan bagian terluar benteng. Di dalam benteng terdapat tumpukan batu, yang merupakan kuburan para pejuang yang gugur pada saat terjadi penyerangan tersebut. Sedangkan di Kampung Watunggere terdapat beberapa kuburan batu diantaranya kuburan batu tempat tulang belulang Marilonga disemayamkan. Pada dinding kubur terdapat terdapat tulisan/relief yang melukiskan perlawanan Marilonga terhadap Belanda.

JAGA PO BEACH

BY Grand Wisata Hotel Ende IN

Hamparan Pantai berpasir putih di desa Kobaleba, Kecamatan Maukaro. Kira-kira 61 km dari pusat Kota Ende melalui wilayah Kecamatan Nangapanda dan 82 km melalui wilayah Kecamatan Wewaria . Tempat yang masih alamiah, belum terjamah merupakan lokasi yang sangat ideal bagi yang ingin menikmati privacy. Merupakan salah satu pesona Pantai Utara. Menuju lokasi pantai ini dapat ditempuh melalui dua jalur yaitu jalur melalui Kecamatan Nangapanda dan jalur melalui Desa Mukusaki Kecamatan Wewaria.

MAUKARO BEACH

BY Grand Wisata Hotel Ende IN



Terletak di wilayah Kecamatan Maukaro, dengan jarak sekitar 56 km dari pusat kota Ende melalui wilayah Kecamatan Nangapanda dan sekitar 87 km melalui wilayah Kecamatan Wewaria yang dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Pantai berpasir putih yang merupakan salah satu lokasi rekreasi masyarakat. Pantai berair jernih dengan riak  ombak yang kecil, lemah gemulai, membuat para pengunjung  tak berpaling. Di lokasi ini wisatawan dapat langsung menikmati ikan bakar sambil berenang.